Di tengah-tengah embargo yang dilakukan AS, dan status Presiden Omar Hasan el-Bashir, yang sudah ditetapkan sebagai penjahat perang oleh ICC (Pengadilan Kejahatan Internasional), yang berpusat di Den Haag, Belanda, justru Sudan berhasil menciptakan ‘keajaiban’, seperti tidak masuk akal. Negeri yang selalu diopinikan porak-poranda, akibat embargo, perang di Darfur, dan infiltrasi Israel, tapi kenyataannya justru mencapai kemajuan yang menakjubkan.